Si nyawa Kucing Ngegiling Kacang


Hari ini tampaklah seorang asep yg pernah tertabrak motor syukurlah nyawanya masih tersisa 8 lagi, konon cuma kucing yg punya nyawa 9 ini mngkin karena asep sudah punya kucing di rumah nya jadi dia banyak berguru dari kucingnya bapaknya pedagang kaki lima di depan pasar jatisari,Asep anakyg ramah dan sering bercanda membuat dia disukai teman teman,dengan candaan yang menghangatkan suasana, tak akan ada hegar binar ceria di tadjuk al juhaeriyah kalo dia tidak hadir. 


"Ngedenger cerita kemarin,kyanya seru nih,kalo kita bisa jalan2 ke jogja" ,dengan senyum dan alis naik turun asep seraya membujuk, boleh..tuh sambil ku ambil bola disamping asep dan sedikit ku tendang2 mengayuk ke tembok samping rumah asep "masalahnya kalo cuma berdua gak rame ah" , "ya kita rame2 aja" asep terus merajuk, dengan nada semangat asep yakin' "gimana entar aja" ku tegaskan "ini buat seru2an lagian bulan puasa sudah di penujung bulan dan awal bulan syawal" asep terus meyakinkan "ditambah selepas lebaran (hari araya idul fitri) ngapain coba kalo gak ada acara jalan me Refresh jalan2", | "sep, kita tuh masih anak2 mana mungkin bisa ke jogja yg begitu jauhnya jawabku sedikit mematah keinginan asep". "men lo kan pernah ke jogja pas acara perpisahan sekolah jadi gak akan tersesat,di tmbah si endik itu punya sodaranya berprofesi jadi kondektur kereta"aku mengembil bola dan sambil menyimak mulut asep bicara,"kalo kita naik kereta kan lebih aman dan seru, okekah men?" ,tinggal naek di station kereta cikampek trus nyampe di jogja jalan2 deh" asep dengan polosnya tidak menyangka akan terjadi hal di luar dugaan, sore itu kami berbincang2 di depan teras rumah asep, kita biasa bermain bola di sore hari,elvox beranggorakan 12 Orang. Kohar, Bisri, Omen (aku), Asep, Endik, Nandang, Ecot, Muzni, Bren, Abu, Diki dan Fahruroji,tim sepak bola sebenarnya terbentuk dari kumpulan anak anak pengjian di tadjuk al juhaeriyah,di tempat ini kami banyak mendapatkan ilmu agama, di sana kami menggali dan sekaligus belajar mengamalkannya, disini kami belajar sambil mengajar, terbukti bahwa menurut sunah kalaulah belajar kemudian di amalkan atau di ajarkan meskipun hanya punya satu ayat terbukti mampu membuka mata jadi melek agama dan terhindar dari buta pemahaman dan hidayah. al juhaeriyah tempat mengaji anak-anak dan dewasa inilah adanya tempatnya sudah usang atap2 ditutup anyaman bambu, kata kakaku sudah 2 kali rencana pembangunan terhenti masih proses panjang ternyata proposal pembangunan sudah datang door to door namun tetap saja pembangunannya tak kunjung beres maklum lah desa kami nota bene ekonomi koreh koreh cok atau ekonomi kecil yang jualan pagi dan hasilnya habis hari itu juga,sehingga panitia pembangunan harus rajin mencari dana ke luar daerah kalo perlu.
Asep kembali masuk kerumahnya,lama juga tak keluar lagi,..

Sudah 1 jam nunggu gak keluar,,"sep,lagi ngapain lo" ."biasa beresin kerjaan gua nih",buat babeh jualan besok"tangan asep sibuk menggiling kacang manual,dengan memutar searah jarum jam ototnya ketat tampak sekuat tenaganya memutar alat penggiling itu, dengan memutar terus menerus, dan tangan satunya mengambil biji2 kacang dan memasukan ke moncong penggilingan berulang2.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar